- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula Hadiri Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Desa Wayabula

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Sertu Victor Paigi, menghadiri kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Senin (13/10/2025).
Pelatihan tersebut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Morotai, Alhadar Djaguna, S.Ag., Kepala Desa Wayabula, Taufik Puradin, tim dari BPBD, perangkat desa, serta masyarakat Desa Wayabula.
Baca Lainnya :
Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi pemahaman dan langkah-langkah penanganan terhadap potensi bencana alam seperti tanah goyang, tsunami, kebakaran hutan, dan banjir bandang.
Babinsa Sertu Victor Paigi saat ditemui menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana di wilayah pesisir.
“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat menjadi lebih paham bagaimana bertindak saat bencana terjadi. Dengan begitu, risiko dan dampak yang ditimbulkan, baik terhadap jiwa maupun harta benda, dapat diminimalisir,” ujarnya.
“Babinsa siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan di lapangan. Penanganan bencana membutuhkan kerja sama semua pihak agar penanganannya cepat, tepat, dan terarah,” tambah Sertu Viktor.
“Dengan kesadaran dan kesiapsiagaan bersama, kita dapat menjaga keselamatan dan ketertiban lingkungan,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pengetahuan masyarakat Desa Wayabula dalam menghadapi situasi darurat Bencana Alam.
(Pendim 1514)











