- Bea Cukai Musnahkan 33,89 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp.50,58 Miliar di Majalengka
- Pesen Bupati Eman Santri Harus Kuasai Teknologi dan Inovasi
- Buka Majalengka Creative Festival 2026, Wabup Dena Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lok
- Kokoh kan Tata Kelola Organisasi, Kwarcab Pramuka Majalengka Satukan Visi Mabi dan Kwartir
- GANISA Apresiasi Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy atas penangkapan geng motor yang meresahkan
- ORARI Lokal Majalengka Dukung Penuh Pelaksanaan JOTA 2026, Bekali Pramuka Keterampilan Komunikasi
- Polres Majalengka Ungkap Dugaan Pencabulan terhadap Empat Anak di Sukahaji, Terduga Pelaku Diamankan
- JOTA ke-89 dan JOTI ke-47 Tahun 2026 Tingkat Cabang Majalengka Diikuti 808 Peserta dari 60 Pangkalan
- Tinjau Revitalisasi Sekolah di Majalengka, Bupati Pastikan Fasilitas Belajar Makin Layak dan Nyaman.
- Jalan Jatiwangi–Cigasong Segera Dihotmix, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan Rp.20 Miliar.
Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula Bantu Warga Loumadoro Atasi Dampak Angin Puting Beliung.

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan, Babinsa Koramil 1514-03/Wayabula, Kopda Johan N. Sambonu, melaksanakan pemantauan sekaligus membantu penanganan kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung yang terjadi di RT 07 Desa Loumadoro, Kecamatan Pulau Rao, pada Jumat (03/10/2025).
Musibah tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah milik Bapak Yosias Benaino dan Ibu Jules. Melihat kondisi itu, Babinsa bersama masyarakat bergerak cepat melakukan penebangan pohon kelapa untuk menggantikan kayu rumah yang patah dan rusak. Pohon-pohon yang ditebang kemudian dipotong dan dikumpulkan untuk dijadikan balok serta papan guna membantu perbaikan rumah warga yang terdampak.
Baca Lainnya :
“Sebagai Babinsa, saya berkewajiban hadir dan membantu warga yang mengalami musibah. Semoga dengan gotong royong ini, beban masyarakat yang terkena bencana bisa lebih ringan, dan perbaikan rumah dapat segera dilakukan agar mereka bisa kembali tinggal dengan nyaman,” ujar Kopda Johan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat, serta pentingnya semangat kebersamaan dalam menghadapi musibah di wilayah binaan. (Pendim 1514)











