- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
TNI Koramil Argapura Bergerak Cepat Bantu Penanganan Longsor Tutup Akses Jalan Desa Sukadana

Literasikata.id Majalengka – TNI dari Koramil 1703/Argapura Kodim 0617/Majalengka bergerak cepat membantu penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jumat (23/1/2026) malam.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari mengakibatkan terjadinya tanah longsor di jalan Blok Desa RT 07 RW 06 Desa Sukadana sekitar pukul 20.30 WIB. Longsoran tanah sepanjang kurang lebih 6 x 10 meter disertai pohon tumbang menutup akses jalan penghubung Desa Argalingga menuju Desa Sukadana, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Baca Lainnya :
Anggota Koramil 1703/Argapura yang dipimpin Babinsa setempat segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan serta memastikan keselamatan warga.
Danramil 1703/Argapura, Kapten Arh Dani Hamdani, menyampaikan bahwa TNI bersama unsur terkait langsung melakukan langkah-langkah awal penanganan pascabencana.
“Babinsa telah melaporkan kejadian ini ke komando atas serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Satpol PP, dan aparat desa untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kapten Dani Hamdani.
Adapun upaya yang telah dilakukan meliputi pelaporan cepat ke komando atas, koordinasi lintas instansi, serta pendataan dampak kejadian di lapangan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.
Rencana pembersihan material longsor akan dilaksanakan pada Sabtu pagi (24/1/2026) secara gotong royong dengan melibatkan TNI, aparat terkait, dan masyarakat setempat agar akses jalan dapat segera kembali normal.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam situasi bencana ini menjadi wujud nyata komitmen Kodim 0617/Majalengka dalam membantu masyarakat serta mendukung penanggulangan bencana di wilayah binaan. (Pendim_0617)











