- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Polres Majalengka Tekankan Larangan Gaya Hidup Hedonis bagi Anggota Polri dan Keluarga

Literasikata.id Majalengka, – Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Majalengka, Kompol Asep Agustoni, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan apel pagi jam pimpinan yang digelar di halaman Mapolres Majalengka pada Selasa (11/11/2025).
Apel tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama, perwira, bintara, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres Majalengka. Kegiatan rutin ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan, soliditas, serta memberikan arahan kepada seluruh personel dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Baca Lainnya :
Dalam amanatnya, Kompol Asep Agustoni menyampaikan sosialisasi penting terkait larangan bagi Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) dan keluarganya untuk tidak menampilkan gaya hidup hedonis atau bergabung dengan kelompok yang dapat dipersepsikan demikian.
“Sebagai anggota Polri, kita harus menjaga citra institusi dan menjadi teladan di masyarakat. Hindari gaya hidup mewah atau pamer kekayaan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun melalui media sosial. Ini juga berlaku bagi keluarga kita,” tegas Wakapolres Majalengka.
Lebih lanjut, Kompol Asep Agustoni menekankan bahwa gaya hidup hedonis dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, memicu kecemburuan sosial, serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Oleh karena itu, setiap anggota Polri dituntut untuk hidup sederhana dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Mari kita jaga marwah dan kehormatan Polri dengan menampilkan sikap rendah hati, berintegritas, dan menjauhi perilaku pamer kekayaan. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan apel jam pimpinan ini, diharapkan seluruh personel Polres Majalengka dapat terus meningkatkan kedisiplinan, semangat kerja, dan menjaga nama baik institusi Polri di tengah masyarakat.











