- Kunjungan BNN RI ke Majalengka: Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Peredaran Gelap Narkoba
- Babinsa Kedung Kencana Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Polres Majalengka Ungkap 16 Kasus Narkoba Selama Juli 2026, Satu Pelaku Produksi Tembakau Sintetis D
- Merawat Mata Air, Menjaga Warisan Leluhur dalam Rangkaian Gelar Budaya Nyiramkeun Pusaka Talaga Mang
- Transparansi Rotasi Jabatan, Pemkab Majalengka Optimalkan Manajemen Talenta ASN
- Api Berhasil Dijinakan Dalam Dua Jam, Anggota Koramil Dawuan Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Keb
- Terik Matahari Tak Surutkan Semangat TNI dan Warga, Gotong Royong Buka Akses Jalan Penghubung Garawa
- Kwarcab Majalengka Gelar Pelatihan Admin Kehumasan Kwarran se-kabupaten Majalengka
- Majalengka Catat Rekor Baru Program Rutilahu, Sebanyak 4.500 Rumah Dibangun pada 2026.
- Tumbuhkan Cinta Kebersihan Sejak Dini, Danramil Jatiwangi Bersama Pelajar dan Warga Gelar GEBER di D
KIM Jadi Agen Informasi di Daerah untuk Gempur Rokok Ilegal

Literasikata.id Purwakarta, Jawa Barat – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) didorong menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi sekaligus mengedukasi masyarakat terkait upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal di Jawa Barat.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Tatap Muka Gempur Rokok Ilegal yang digelar di Harper Hotel Purwakarta pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan KIM dari berbagai kecamatan se-Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan peran masyarakat dalam mendukung pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal.
Sosialisasi menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi, di antaranya perwakilan Kantor Bea Cukai, Dini, perwakilan Polda Jawa Barat AKP Dodi Nugroho, S.H., M.M., Kasatpol PP Jawa Barat Tulus Aripan, S.I.P., M.Si., Firmansyah, akademisi UNISBA Ayu Yuningsih, serta perwakilan KIM Jawa Barat Deni Sonjaya.
Dalam sambutannya, Kasatpol PP Jawa Barat Tulus Aripan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi antara pemerintah dan Komunitas Informasi Masyarakat dalam mendukung gerakan Gempur Rokok Ilegal di Jawa Barat.
Baca Lainnya :
Menurutnya, KIM memiliki peran penting sebagai ujung tombak penyebaran informasi di tengah masyarakat. Karena itu, para peserta diharapkan mampu menjadi agen informasi yang aktif menyampaikan edukasi mengenai bahaya dan dampak peredaran rokok ilegal, sekaligus mendukung upaya Satpol PP dan Bea Cukai dalam melakukan pengawasan di wilayah masing-masing.
"Kami berharap seluruh peserta yang hadir dapat menjadi agen informasi bagi pemerintah, khususnya Satpol PP dan Bea Cukai, dalam memberantas rokok ilegal yang merugikan negara," ujar Tulus.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui KIM diharapkan terus diperkuat sehingga mampu menciptakan masyarakat yang sadar hukum, sehat, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan.
"Semoga ke depan KIM semakin menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat dan kuat menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap penyebaran informasi mengenai bahaya rokok ilegal dapat menjangkau hingga tingkat desa dan RW, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal demi melindungi penerimaan negara dan menciptakan iklim usaha yang sehat.












