- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Kecamatan Leuwimunding Luncurkan Inovasi, Simpatik Paman Bansos

Literasikata.id Majalengka -Pemerintah Kecamatan Leuwimunding resmi meluncurkan inovasi “Simpatik Paman Bansos” (Sistem Penempelan Stiker Penerima Manfaat Bantuan Sosial), Rabu (5/2/2026).
Launching inovasi tersebut dilakukan langsung oleh Camat Leuwimunding, Wawan Kurniawan didampingi muspika Leuwimunding sebagai bentuk komitmen meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial.
Baca Lainnya :
Inovasi Simpatik Paman Bansos merupakan aksi penempelan stiker di rumah penerima manfaat bantuan sosial. Stiker tersebut berfungsi sebagai penanda sekaligus sarana kontrol sosial agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.
Camat Leuwimunding Wawan Kurniawan menjelaskan, inovasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos serta membuka ruang pengawasan bersama oleh masyarakat.
“Dengan adanya Simpatik Paman Bansos, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih transparan, tepat sasaran, dan dapat diawasi secara bersama-sama oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, untuk mendukung dan menyukseskan program tersebut demi terwujudnya tata kelola bantuan sosial yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Kecamatan Leuwimunding optimistis inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan bantuan sosial serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah di bidang kesejahteraan sosial.
Salah seorang warga Leuwimunding, Asep (45), menyambut baik peluncuran inovasi Simpatik Paman Bansos. Menurutnya, program tersebut dapat membantu memastikan bantuan sosial diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
“Dengan adanya stiker penerima bansos ini, jadi lebih jelas siapa yang memang berhak menerima. Kalau ada yang tidak tepat sasaran, masyarakat juga bisa ikut mengawasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti (38), warga lainnya. Ia menilai inovasi tersebut sebagai langkah positif pemerintah kecamatan dalam menciptakan keterbukaan dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial.
“Program ini bagus, jadi penyaluran bantuan lebih transparan dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat,” katanya.
Warga berharap inovasi Simpatik Paman Bansos dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.











