- Sambangi Kepala Desa Werasari, Kapolsek Malausma Pererat Sinergitas dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
- Kadis Parbud Sambut Silaturahmi Pengurus Dewan Budaya Majalengka
- Dandim 1514/Morotai Serahkan Bantuan Ban Lengan Piket
- Kodim 1514/Morotai Peringati Isra Miraj 1447 H
- Kapolsek Maja Bersama Anggota Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Banjaran
- Bhabinkamtibmas Polsek Maja Monitoring Program Makan Bergizi Gratis di SDN Maja Selatan 1
- Respon Cepat Satnarkoba Polres Majalengka Ungkap Pemuda Nyabu Viral di Medsos
- Warga Majalengka Sambut Baik Pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Baribis
- Pemkab Majalengka Ajukan Pembangunan SOR Baribis ke Kemenpora
- Polsek Malausma Gelar Ngopi Kamtibmas Bersama Pokdarkamtibmas dan Warga
Desa Parapatan Wakili Jawa Barat di Fano World Kite Festival 2025 di Denmark

Literasikata.id Majalengka – Kabar membanggakan datang dari Desa Parapatan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Tim pelayang tradisional dari Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI) Majalengka akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang internasional Fano World Kite Festival 2025 yang akan digelar pada 14–21 Juni 2025 di Fano, Copenhagen, Denmark.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pelestarian budaya layang-layang tradisional Indonesia di panggung dunia. PELANGI Majalengka dikenal sebagai komunitas yang aktif menjaga warisan budaya tersebut agar tetap hidup dan dikenal luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Agus Endang Sutrisno, Kepala Dusun Desa Parapatan, membenarkan kabar keberangkatan tim ke Denmark. “Benar, saat ini rombongan kami sedang melakukan persiapan menuju Fano, Copenhagen. Semoga bisa mengharumkan nama Majalengka dan Jawa Barat di ajang internasional,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (12/6/2025).
Baca Lainnya :
Pelepasan resmi tim pelayang Majalengka digelar dengan penuh semangat dan dukungan dari berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Parapatan Taryono, Babinsa Kopda Agus Setyawan, Babinkamtibmas Bripka Dini Kurniati, Ketua BPD Adi Casidi, Ketua BUMDes, serta para pamong Desa Parapatan.
Partisipasi tim pelayang Majalengka ini diharapkan tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkenalkan keindahan dan filosofi budaya layang-layang tradisional Indonesia kepada masyarakat internasional.










