- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Babinsa Koramil Kadipaten Turun Tangan Padamkan Kebakaran Kantor KUA Panyingkiran Majalengka

Literasikata.id Majalengka – Peristiwa kebakaran melanda Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu konsleting listrik sehingga memicu api yang dengan cepat membesar.
Babinsa Koramil 1717/Kadipaten Kodim 0617/Majalengka bersama aparat terkait dan warga turun langsung membantu proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.
Baca Lainnya :
Danramil 1717/Kadipaten, Kapten Arm Dedem Suparman menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui dari laporan warga bernama Radai (45), warga Blok II RT 08 RW 04 Desa Leuwiseeng. Warga melihat munculnya api di bagian bangunan Kantor KUA yang berlokasi di Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran.
“Setelah menerima laporan, anggota Koramil segera mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta membantu proses pemadaman bersama tim damkar, Polsek Panyingkiran, Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat setempat,” ungkap Kapten Dedem.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp150 juta hingga Rp200 juta.
Dalam proses pemadaman, dua unit mobil damkar Majalengka dikerahkan ke lokasi, dibantu anggota TNI, Polri, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Kantor KUA Panyingkiran telah dalam keadaan aman dan aktivitas warga berjalan normal kembali. (Pendim_0617)











