- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
Babinsa dan Warga Pasang Patok Kayu untuk Antisipasi Banjir di Desa Sangowo Barat

Literasikata.id Morotai, Maluku Utara – Mengantisipasi potensi banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Morotai dalam beberapa hari terakhir, Babinsa Koramil 1514-01/Daruba, Seda Dino, bersama warga Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, melakukan pemasangan patok kayu batas air pada Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memantau ketinggian air di wilayah rawan banjir dan mencegah terjadinya kerusakan maupun korban jiwa saat curah hujan meningkat.
Baca Lainnya :
Babinsa Seda Dino menjelaskan, pemasangan patok batas air tersebut merupakan bentuk kewaspadaan dini masyarakat terhadap ancaman banjir yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Pemasangan patok kayu ini menjadi alat pemantau sederhana yang sangat berguna. Dengan adanya tanda batas air, warga dan pemerintah desa dapat segera mengetahui jika ketinggian air mulai meningkat dan mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi banjir,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini kondisi cuaca di wilayah Morotai tergolong ekstrem, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak menyepelekan potensi bencana alam.
“Kami terus mengingatkan warga agar selalu waspada, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah rendah. Dengan langkah-langkah antisipasi seperti ini, diharapkan dampak kerusakan maupun kerugian dapat diminimalkan,” tutup Babinsa.
(Pendim 1514/Morotai)











