- Perkuat Karakter, Prestasi, dan Kepemimpinan Pramuka Penegak Majalengka di Penutupan Giat Prestasi V
- 300 peserta antusias ikuti seminar sehari ngobrol cai merdeka di Majalengka
- Polres Majalengka Kembali Musnahkan 5.195 Botol Miras, Wujudkan Majalengka Zero Miras.
- Pramuka Majalengka tolak narkoba bersama GANISA
- Pramuka Majalengka Kirim Kontingen Terbaik ke Jambore Nasional XII 2026
- Dukung Pemberantasan Miras dan Obat Terlarang, Pemkab Majalengka Bersinergi dengan Polres
- Pelanggar semakin bebas tanpa pengawasan disiplin lalulintas
- Bupati Majalengka Dukung Penuh Pengusulan KH. Abbas Abdul Jamil Sebagai Pahlawan Nasional
- MPDAS, Penataan Lingkungan ala Gubernur Jawa Barat Mulai Menjalar ke Pemerintah Daerah
- Donor Darah Kwarcab Majalengka Berjalan Lancar, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan Pramuka
122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa

Literasikata.id Majalengka – Sebanyak 122 unit kendaraan operasional resmi diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Majalengka. Penyerahan berlangsung di Aula Sindang Kamulyan, Kodim 0617/Majalengka, Jalan KH Abdul Halim No. 403, Kelurahan Tonjong, pada Rabu (3/6/2026).
Kegiatan ini merupakan pendistribusian gelombang II yang terdiri dari 42 unit kendaraan truk dan 80 unit kendaraan cator. Acara dihadiri oleh Dandim 0617/Mjl Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, Kasdim Mayor Inf Sugianto, para perwira staf, danramil, babinsa pendamping, para kepala desa/lurah, ketua KDKMP penerima, Kabid Koperasi Kabupaten Majalengka Nandang, serta Kepala PLN Kabupaten Majalengka, I Gede Agus Eddy.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Dandim Letkol Fahmi Guruh Rahayu menegaskan bahwa desa-desa yang koperasi merah putihnya sudah 100 persen akan menerima mobil dan cator. Ia mengingatkan agar kendaraan tersebut dirawat dengan baik untuk pemakaian jangka panjang.
"Apapun jenis dan mereknya, kendaraan ini untuk menunjang berjalannya koperasi merah putih. Kita terima dan harus kita rawat agar pemakaiannya bisa jangka panjang. Tugas desa adalah memelihara dan menjaga barang-barang yang sudah diberikan pemerintah," ujar Dandim.
Dandim juga menekankan tanggung jawab Kodim dalam mengawal pembangunan koperasi hingga tuntas. Ia meminta agar pengelolaan koperasi ke depan tidak asal menunjuk pegawai.
"Saya minta nantinya kalau koperasi merah putih sudah berjalan, pegawai atau karyawannya jangan asal-asalan ditunjuk, tetapi harus yang berkompeten dan bertanggung jawab," tegasnya.
Pendistribusian gelombang II ini masih akan berlanjut ke gelombang berikutnya, menunggu pengiriman dari pemerintah pusat. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, roda ekonomi desa melalui KDKMP dapat berjalan lebih optimal. (Pendim_0617)











