- Pemkab Majalengka Salurkan Dana Hibah Rp3,67 Miliar untuk Delapan Partai Politik.
- Sikat Habis Peredaran Gelap Narkoba, Satresnarkoba Polres Majalengka Gulung Pengedar Sabu di Sukahaj
- 122 Unit Kendaraan Operasional Koperasi Merah Putih Diserahkan Kodim 0617 Majalengka untuk Desa
- Bupati Eman Suherman Dukung Pengembangan MRO di BIJB Kertajati: Geliat Ekonomi yang Dinanti Masyarak
- Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolres Majalengka Terima Penghargaan Capaian IKPA Nilai Sempurna
- Penadahan Motor Curian berhasil diungkap polres Majalengka bukti komitmen Brantas kejahatan
- Diskominfo Jabar Dorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Adaptif di Era Digital.
- Pemkab Majalengka Segera Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak tahun 2026.
- Kwarcab & DKC Majalengka Bekali Anggota dengan Motivasi dan Strategi Pembinaan
- Ketersediaan Pupuk Subsidi Musim Tanam II Dipastikan Aman, Petani Diimbau Percepat Tanam.
Dandim 0617/Majalengka Beri Materi Wasbang kepada Calon Mahasiswa Instbunas, Ini Pesannya

Literasikata.id Majalengka – Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada calon mahasiswa baru Universitas Instbunas (Institut Budi Utomo Nasional) Majalengka, Jumat (3/10/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Instbunas, Jalan Siliwangi No.121, Heulet, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Hadir dalam kegiatan ini Ketua BEM Instbunas, Tedi Saepudin, serta moderator Elda Tiara.
Baca Lainnya :
Dalam pemaparannya, Dandim menekankan pentingnya generasi muda memahami wawasan kebangsaan sebagai modal dasar berbangsa dan bernegara.
“Sebagai anak bangsa, kita wajib memahami arti wawasan kebangsaan. Bela negara adalah ukuran sejauh mana kita mencintai bangsa dan negara,” ujar Letkol Inf Fahmi.
Ia menjelaskan, generasi muda harus mengetahui sejarah, budaya, nilai, serta cita-cita bangsa agar tumbuh jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air yang kuat.
“Generasi muda yang paham sejarah akan lebih memiliki nasionalisme dibanding mereka yang apatis. Jangan biarkan bangsa hancur karena adanya penghianatan dari dalam,” tegasnya.
Selain itu, Dandim mengajak mahasiswa untuk menjauhi hal-hal negatif, rajin belajar, serta meneladani tokoh-tokoh bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan.
“Kita harus memahami sejarah, termasuk peran penting Kerajaan Demak dalam penyebaran Islam di Jawa. Karakter pemimpin dan rakyat akan menentukan keberhasilan bangsa. Jangan jadi penghianat di negeri sendiri, tapi niatkan diri untuk berkontribusi bagi tanah air,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Dandim berharap mahasiswa Instbunas dapat semakin memperkuat rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat persatuan, dan berkomitmen menjaga keutuhan NKRI. (Pendim_0617)











