- Kunjungan BNN RI ke Majalengka: Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Peredaran Gelap Narkoba
- Babinsa Kedung Kencana Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Polres Majalengka Ungkap 16 Kasus Narkoba Selama Juli 2026, Satu Pelaku Produksi Tembakau Sintetis D
- Merawat Mata Air, Menjaga Warisan Leluhur dalam Rangkaian Gelar Budaya Nyiramkeun Pusaka Talaga Mang
- Transparansi Rotasi Jabatan, Pemkab Majalengka Optimalkan Manajemen Talenta ASN
- Api Berhasil Dijinakan Dalam Dua Jam, Anggota Koramil Dawuan Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Keb
- Terik Matahari Tak Surutkan Semangat TNI dan Warga, Gotong Royong Buka Akses Jalan Penghubung Garawa
- Kwarcab Majalengka Gelar Pelatihan Admin Kehumasan Kwarran se-kabupaten Majalengka
- Majalengka Catat Rekor Baru Program Rutilahu, Sebanyak 4.500 Rumah Dibangun pada 2026.
- Tumbuhkan Cinta Kebersihan Sejak Dini, Danramil Jatiwangi Bersama Pelajar dan Warga Gelar GEBER di D
Polsek Kasokandel Monitoring Program Ketahanan Pangan Bergizi di Desa Jatisawit

Literasikata.id Majalengka, Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kasokandel Polres Majalengka Polda Jabar melakukan monitoring dan pengecekan lokasi Program 2 Pangan Bergizi (PPB) di wilayah Kecamatan Kasokandel, tepatnya di Blok Babakan, Desa Jatisawit, Kabupaten Majalengka, pada Minggu (27/7/2025).
Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kasokandel Ipda A. Rusdianto, S.H. menugaskan Brigadir Endi Rosdiandi sebagai personel penggerak Program Ketahanan Pangan untuk melaksanakan pendataan dan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan keberlangsungan dan efektivitas program tersebut.
Baca Lainnya :
Program ini berfokus pada pengolahan lahan desa non-percontohan untuk penanaman komoditas pangan bergizi. Di lokasi tersebut, lahan seluas 140 meter persegi yang berstatus sebagai lahan bengkok milik desa dikelola oleh warga bernama Bapak Lili, dengan melibatkan dua orang dari kelompok tani setempat. Jenis tanaman yang dibudidayakan dalam program ini adalah tanaman jagung, yang termasuk dalam kategori tanaman bernilai gizi dan mudah dikembangkan di lahan desa.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pangan bergizi berbasis ketahanan lokal. Kami tidak hanya fokus pada keamanan wilayah, tetapi juga ikut berperan aktif dalam penguatan ketahanan pangan masyarakat,” ujar Ipda Rusdianto.











